Senin, 17 September 2012

Materi : Kultum



إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
 

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

أَمَّا بَعْدُ

Bapak dan Ibu guru yang saya hormati,
Kakak-kakak SMA Muhammadiyah yang saya hormati, dan
Teman-temanku yang saya sayangi
Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Swt yang telah memberikan segalanya kepada kita termasuk kesahatan dan keimanan
Shalawat atas Nabi Muhammad SAW sebagai  tauladan kita semua
Topik kultum siang ini adalah Raihlah Empat Anugerah Allah

Ada empat anugerah Allah, yang jika keempat-empatnya menghiasi seseorang, maka sungguh iaseseorang telah mendapatkan kebaikan dunia-akhirat yang lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan apa yang diusahakan.

Pertama, lidah yang berdzikir. Banyak orang mukmin lupa berdzikir, Allah SWT telah memerintahkan dalam banyak firman-Nya. Pengingatan yang besar kita lakukan melalui rangkaian shalat lima waktu dan shalat sunah, sedangkan pengingatan yang kecil adalah melalui dzikir dan syukur.

Kedua, hati yang bersyukur. Dzikir dan syukur adalah dua aktivitas yang sangat dekat. Mereka yang berdzikir sama dengan mensyukuri nikmat Allah, sebaliknya mereka yang pandai bersyukur sebenarnya sedang mengimplementasikan makna dzikir kepada Allah.

Orang-orang yang pandai bersyukur adalah mereka yang tidak terputus ibadahnya, sebab syukur mereka sudah tidak terbatas lagi jumlahnya sehingga ibadahnya kepada Allah SWT pun pada fase menikmati yang sunah seperti wajib.

Ketiga, pribadi yang sabar terhadap berbagai cobaan. Dunia adalah ladang menuju kehidupan akhirat. Oleh karenanya, tidak akan ada kehormonisan dan kedamaian abadi di dunia. Kunci untuk menjadikan masa depan dunia yang lebih baik adalah berbuat kebaikan dan bersabar. Karena itu pula kehidupan seorang mukmin harus senantiasa menakjubkan karena mereka bersabar dan menerima dengan ikhlas apa pun ketentuan Allah SWT yang didasari dengan prinsip menjadi lebih baik.

Keempat, bagi seorang suami adalah: isteri yang shalihah yang tidak pernah berkeinginan untuk mengkhianati suaminya baik terhadap dirinya maupun harta suaminya. Isteri ‘model’ ini adalah kebaikan yang terwariskan oleh keluarganya yang harus kita pilih.

Kita lantas menjadikannya lebih shalihah lagi dengan pendalaman dan implementasi agama sehingga membahagiakan jika di pandang, taat pada suaminya, memelihara anak-anak dan harta suaminya pada saat suaminya tidak di rumah. Dan bagi para isteri, adalah: suami yang shalih yang berkemauan dan berkemampuan untuk selalu menjadi ‘imam’ (pemimpin) bagi isterinya, dan bukan menjadi ‘penguasa’. Hingga keduanya (suami-isteri) bisa berkolaborasi untuk menjadikan diri mereka sebagai uswah hasanah bagi semuanya, utamanya bagi anggota keluarganya.

Dan, semua akan kita peroleh jika ‘kita’ sanggup’ untuk berupaya membangun kesediaan untuk selalu ‘dekat’ dengan Allah, dengan memelihara ‘ketaataan kita’ kepada Allah, di mana pun dan kapan pun kita berada.

Katakan sekarang juga: “Aku Bisa!” (dikutip dari tulisan Ust. Muhsin Hariyanto)

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Best Patner

Copyright © 2012. ZUKRA SMPN3PPU - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Blog Bamz