TAMBAH JAM PELAJARAN
Senin, 4 Agustus 2014, saya mulai
mengajar di SMP Muhammadiyah Babulu. Sebagai guru PAI, dihari pertama ini, saya
didaulat mengisi halal bihalal dihadapan guru dan siswa. bersama mereka berdiri
di halaman kantor SMP Muhammadiyah. Materi yang dimaui oleh sekolah memberi
motivasi kepada siswa agar rajin belajar. Karena tema halal bihalal tentu
mengutip QS. Ali’Imran ayat 133. Dan bersegeralah keampunan Tuhanmu dan surga
yang luasnya seluas langit dan bumi disediakan bagi orang bertakwa.
Dengan dalil ini ada 5 hal yang
harus dimiliki setelah kita menjalankan ibadah Ramadhan selama satu bulan. Yaitu,
pertama bersegera minta ampun bila kita merasa ada kesalahan atau kekhilafan. Kaum
muslimin hendaknya bersifat pemberi maaf kepada siapapun meskipun hal itu
dirasa berat. Yang kedua, niat dengan ikhlas semua kegiatan yang kita lakukan
agar mendapatkan yang kita cita-citakan. Bahkan semua hal yang dilakukan dengan
ikhlas adalah ridha Allah yang diaharapkan akan diperoleh.
Yang ketiga, optimis akan masa
depan dan apa yang hendak kita harapkan. Harapan adalah hidayah Allah, hidup
tanpa harapan sama halnya dengan binatang. Harapan dan optimis akan
keberhasilan kita menandakan bahwa hari esok akan lebih baik dari hari ini. Yang keempat, kerja keras. Sikap kerja
keras harus sebagai bukti amalan dibulan Ramadhan. Bukti ketakwaan.
Kelima, tawakal. Apapun yang kita
lakukan tentu ada campur tangan Allah Swt.
Kelima hal inilah simpulan yang saya sampaikan kepada mereka.
Kemudian, saya sampaikan, bahwa
kita mulai dari sekarang untuk melakukan perubahan. Perubahan menuju penguatan
karakter. Kita mulai dari kegiatan edukasi shalat dhuha, shalat dzuhur
berjamaah dan pembangunan ruh siswa. Dengan begitu, karakter siswa SMP
Muhammadiyah memiliki karekter tersendiri. Kegiatan ini telah kita lakukan hari
berikutnya, Selasa, 5 Agustus. Bersama dengan kepala sekolah, Pak akhmad Syahni
shalat dhuha dilaksanakan pukul 08.00.
Hal paling mendasar dalam
membangun karakter siswa adalah guru sebagai
tauladan. Bahkan lebih luas lagi, semua warga sekolah bagian dari aspek
penting dalam membangun karakter siswa muslim.
Interospeksi untuk pimpinan
Muhammadiyah, masih banyak sekolah Muhammadiyah dengan guru terbang. Misalnya
SMP Muhammadiyah Babulu satu guru DPK sebagai kepala sekolah, satu orang guru
yayasan, guru-guru lainnya adalah guru-guru terbang. Mohon doa kepada semua
kaum muslimin semoga SMP Muhammadiyah Babulu bisa lebih maju. Menurut saya
kondisi sekolah yang demikian masih kurang layak. Saya merasa, aduh, khawatir jika sekolah ini
dibiarkan apa adanya begini, kasihan kader-kader bangsa.
0 komentar:
Posting Komentar