SHALAT SUNAH
1. Sunnah dalam pengertian ilmu fiqh memiliki makna segala sesuatu yang apabila dikerjakan Allah akan memberikan pahala dan keutamaan khusus melebih mereka yang hanya melakasanakan yang wajib
2. Shalat sunnah adalah shalat yang dianjurkan untuk mengerjakannya. Orang yang melaksanakan shalat sunnah mendapatkan pahala dan keutamaan dari Allah Swt.
3. Dalil yang menganjurkan shalat sunah:
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مِنْ أَهْلِ نَجْدٍ ثَائِرَ الرَّأْسِ نَسْمَعُ دَوِىَّ صَوْتِهِ وَلاَ نَفْقَهُ مَا يَقُولُ حَتَّى دَنَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَإِذَا هُوَ يَسْأَلُ عَنِ الإِسْلاَمِ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- :« خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِى الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ ». فَقَالَ : هَلْ عَلَىَّ غَيْرُهُنَّ؟ قَالَ :« لاَ إِلاَّ أَنْ تَطَوَّعَ) مُتَّفق عَلَيْهِ(
Artinya: Telah datang kepada Rasulullah seorang laki-laki dari ahli Najed yang tidak teratur rambutnya, yang mana kami dengar suaranya tapi tidak mengerti apa yang dikatakannya, sehingga mendekati Rasulullah SAW dan tiba-tiba menanyakan tentang Islam. Maka Rasulullah SAW menjawab: “shalat lima waktu dalam sehari semalam.” Kemudian ia bertanya lagi: “adakah kewajibanku lagi selain itu?” Jawab Nabi SAW: “tidak ada kecuali kalau engkau bertathawwu’ (menambahkan shalat sunnah) (HR Bukhari Muslim)
4. Shalat sunah dikelompokan menjadi 2 macam, yaitu shalat sunah yang dilaksanakan dengan berjamaah dan shalat sunah yang dilaksanakan dengan munfarid (sendiri).
5. Shalat sunah dengan berjamaah : shalat idain, shalat istisqa, shalat kusuf (gerhana matahari), shalat khusuf (gerhana bulan), shalat tarawih, dan shalat witir
6. Shalat sunah dengan munfarid: shalat rawatib, shalat tahiyatul masjid, shalat istikharah, shalat tasbih, shalat hajat, shalat syuruq/isyraq, shalat dhuha, shalat tahajud, shalat sunah wudhu, dan shalat taubat
7. Shalat idain adalah shalat yang dilaksanakan pada saat hari raya Idul Fitri dan ‘Idul Adha. Shalat ‘Idain dilaksanakan sebanyak dua rakaat, dengan tujuh kali takbir pada rakaat pertama dan lima kali takbir pada rakaat kedua dilanjutkan dengan khutbah. shalat ‘Idul Adha dilaksanakan lebih awal dari pada waktu pelakasanaan shalat ‘Idul Fitri (1 syawal). untuk salat Idul Fitri yaitu dimulai apabila matahari telah naik dua penggalah sampai tergelincirnya matahari sedangkan shalat Idul Adha (10 Dzulhijah) yaitu dimulai apabila matahari telah naik sepenggalah sampai tergelincirnya matahari.
8. Shalat istisqa adalah shalat yang dilaksanakan untuk meminta hujan disebabkan kemarau atau kekeringan.
9. Berikut ini ringkasan tata cara shalat istisqa:
1. Shalat dua rakaat.
2. Rakaat pertama takbir tujuh kali sebelum membaca surat Al-Fatihah.
3. Rakaat kedua takbir lima kali sebelum membaca surat Al-Fatihah.
4. Khutbah dua atau sekali sebelum (atau setelah) shalat. Khutbah setelahshalat lebih utama.
5. Sebelum masuk khutbah pertama khatib membaca istighfar sembilan kali.
6. Sebelum masuk khutbah kedua khatib membaca istighfar tujuh kali.
7. Perbanyak doa dalam khutbah kedua.
Diantara doa-doa dalam shalat istisqa dalam beberapa hadis sebagai berikut :
اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا هَنِيئًا مَرِيعًا غَدَقًا مُجَلَّلًا عَامَّا طَبَقًا سَحًّا دَائِمًا
اللَّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِينَ
اللَّهُمَّ إِنَّ بِالْعِبَادِ وَالْبِلَادِ وَالْبَهَائِمِ وَالْخَلْقِ مِنَ الْبَلَاءِ وَالْجَهْدِ وَالضَّنْكِ مَا لَا نَشْكُو إِلَّا إِلَيْكَ
اللَّهُمَّ أَنْبِتْ لَنَا الزَّرْعَ وَأَدِرَّ لَنَا الضَّرْعَ وَاسْقِنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْسَمَاءِ وَأَنْبِتْ لَنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْأَرْضِ
اللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْجَهْدَ وَالْجُوعَ وَالْعُرْيَ وَاكْشِفْ عَنَّا الْبَلَاءَ مَا لَا يَكْشِفُهُ غَيْرُكَ
اللَّهُمَّ إِنَا نَسْتَغْفِرُكَ إِنَّكَ كُنْتَ غَفَّارًا فَأَرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْنَا مِدْرَارًا
10. Shalat gerhana matahari (kusuf) adalah shalat yang dikerjakan karena gerhana matahari waktunya dimulai dari awal gerhana hingga matahari kembali seperti biasa atau sampai terbenam. Demikian juga dengan shalat khusuf (gerhana bulan). Tata cara shalat dua rakaat dengan berjamaah , pada rakaat pertama setelah takbiratul ihram, membaca doa iftitah, taawudz, al-fatihah, membaca surah yang panjang, ruku, dan itidal, kemudian membaca al-fatihah dan membaca surat yang lebih pendek dari yang pertama, baru ruku, itidal dan sujud. Kemudian rakaat yang kedua seperti apa yang dilaksanakan di rakaat pertama. Kemudian khutbah .
11. Shalat tarawih adalah shalat sunah yang dikerjakan dimalam bulan Ramadhan kadang disebut qiyamul Ramadhan waktu pelaksanaan shalat tarawih setelah shalat isa sampai sebelum subuh. Cara mengerjakan
0 komentar:
Posting Komentar