Jumat, 24 Mei 2013

Look at Persiapan Thesisku


A.  Judul Penelitian
Tingkat Profesionalisme Pengawas PAI dalam Bidang Penelitian dan Pengembangan (Studi Kasus Pengawas PAI SMP, SMA, dan SMK Kabupaten Paser)

B.   Analisis Judul
Keyword : Profesionalisme, Pengawas PAI, Kompetensi Penelitian  dan Pengembangan.
Berdasarkan  analisis filsafat, maka judul penelitian; “Tingkat Profesionalisme Pengawas PAI dalam Bidang Penelitian dan Pengembangan” adalah fungsi. Kerangka fungsi ini meliputi Unsur, Ciri dan sifat.
Untuk memudahkan difahami dapat dibuat skema sebagai berikut :

Fungsi
Variabel
Profesionalisme Pengawas PAI
Kompetensi Penelitian dan Pengembangan
Unsur
1.      Memiliki keahlian khusus yang dipersiapkan oleh program pendidikan ke-ahlian atau spesialisasi
2.      Kemampuan untuk mem-perbaiki kemampuan  ( ke-terampilan dan keahlian khusus yang dikuasai)
3.      Penghasilan yang me-madai sebagai imbalan terhadap keahlian khusus yang dimilikinya

1.      Mengoleksi data,
2.      Menganalisis,
3.      Membahas/memaknai hasil analisis, dan
4.      Menyimpulkan
Ciri
1.      Formal dan  terukur
2.      Berkesinambungan
3.      Terlembaga/permanen
1.      Menguasai berbagai pen-dekatan, jenis dan metode penelitian dalam pen-didikan
2.      Menentukan masalah kepengawasan yang pen-ting diteliti baik untuk keperluan tugas peng-awasan maupun untuk pengembangan karir profesinya.

3.      Menyusun proposal pe-nelitian pendidikan baik penelitian kualitatif mau-pun penelitian kuantitatif
4.      Melaksanakan penelitian pendidikan untuk pe-mecahan masalah pen-didikan dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tu-gas pokok dan tanggung-jawabnya
5.      Mengolah dan meng-analisis data hasil pe-nelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif
6.      Menulis karya tulis ilmiah dalam bidang pendidikan dan kepengawasan dan
memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pen-didikan
7.      Menyusun pedoman /panduan dan atau buku /modul yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan

Sifat
1.      Kinerja berkualitas
2.      Perkembangan keahlian, kreatif dan inovatif
3.      Peformance Pengawas PAI

Pelaksanaan penelitian mendapatkan hasil yang dibutuhkan


C.   Latar Belakang
Diketahui bersama bahwa tugas pokok dan fungsi yang melekat sebagai kompetensi pengawas PAI hanya sekedar ritual keseharian yang tidak nampak ada kemajuan. Selama menjadi guru belum mendapati pengawas PAI yang tingkat profesianalitasnya meyakinkan. Meskipun 6 kompetensi yang telah dimiliki oleh pengawas, dilapangan pengawas masih cenderung d3 dan s1 (datang, duduk, duit dan sertifikasi) apalagi melaksanakan penelitian dan pengembangan. Apabila pengawas melaksanakan kunjungan sekolah utamanya melihat kompetensi supervisi akademik dan managerial, lebih sempit lagi menanyakan RPP dan silabus. Pengawas PAI yang professional mampu sebagai motor penggerak kemajuan melalui penelitian dan pengembangan PAI pada dataran grassroot bersentuhan langsung dengan masyarakat pendidikan yang pada ahirnya meningkatkan kualitas PAI yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Jika tidak, maka PAI hanya sebagai pelengkap penderita di bahtera besar pendidikan nasional.
1.      Kalimat Deduksi
Diketahui bersama bahwa tugas pokok dan fungsi yang melekat sebagai kompetensi pengawas PAI hanya sekedar ritual keseharian yang tidak nampak ada kemajuan.
2.      Kalimat Induksi
Selama menjadi guru belum mendapati pengawas PAI yang tingkat profesianalitasnya meyakinkan.
3.      Pernyataan  Deskripsi
Meskipun 6 kompetensi yang telah dimiliki oleh pengawas, dilapangan pengawas masih cenderung d3 dan s1 (datang, duduk, duit dan sertifikasi) apalagi melaksanakan penelitian dan pengembangan
4.      Pernyataan Ekplanasi
Apabila pengawas melaksanakan kunjungan sekolah utamanya melihat kompetensi supervisi akademik dan managerial, lebih sempit lagi menanyakan RPP dan silabus.
5.      Pernyataan Komperasi
Pengawas PAI yang professional mampu sebagai motor penggerak kemajuan melalui penelitian dan pengembangan PAI pada dataran grassroot bersentuhan langsung dengan masyarakat pendidikan yang pada ahirnya meningkatkan kualitas PAI yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Jika tidak, maka PAI hanya sebagai pelengkap penderita di bahtera besar pendidikan nasional.

D.  Permasalahan
Penelitian ini sangat diperlukan untuk meningkatan profesionalisme Pengawas PAI dalam bidang penelitian dan pengembangan, setidaknya memberi kontribusi terhadap peningkatan kualitas PAI  seberapa besar tingkat profesionalitasnya, kemudian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam regulasi PAI secara mendasar.
Secara faktual dilapangan pengawas PAI yang ditunutut meningkatkan kompetensi dibidang penelitian dan pengembangan agar dapat dijadikan acuan dan pemetaan PAI untuk meningkatkan kualitas guru PAI, kenyataannya pengawas PAI masih sangat minimalis untuk melaksanakan kompetensi ini, atau bahkan belum dilakukan sama sekali.
Penelitian yang serupa pernah diteliti sebelumnya oleh  Suhri Nasution dengan judul Profesionalisme Pengawas PAI Dibidang Supervisi Akademik di Propinsi Banten dan penelitian Hubullah dengan judul Tingkat Profesionalisme Supervisi Akademik Kepala Sekolah Menengah Atas Terhadap Guru (Studi Kasus Pada Tiga SMAN di Kabupaten Indramayu).



“Hidup itu melakukan, sederhana tapi pasti” (Sukra)


0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Best Patner

Copyright © 2012. ZUKRA SMPN3PPU - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Blog Bamz