Kamis, 06 Maret 2014

(Sambungan) SMP Muhammadiyah Tanah Grogot antara Cinta dan cita



Nyaris Berkelahi
Malam 17 Agutus, malam yang menyuguhkan atraksi dan karnaval malam “tirakatan”. Muda-mudi, tua-muda, kecil-besar keluar rumah menyaksikan karnaval 17-an HUT RI. Mereka menyaksikan berbagai tampilan dari sepeda hias, mobil hias. Anak-anak berpakaian pejuang kemerdekaan. Semua profesi ditampikan pelajar SD-SMA Tanah Grogot. Dua group dramband menjadi perhatian penonton. Group drumband pemerintah Kabupaten dengan para pemain campur dari pegawai (PNS), satpol PP, pelajar SMA, SMK di Tanah Grogot. Group ini tampil di barisan depan karnaval. Mayoret cantik, seksi. Pakain bawah ketat, sepatu tinggi, lenggak-lenggok memimpin karnaval. Dengan percaya diri atraksi melemparkan tongkat komando, berputar, lembar, putar, sesekali tidak dapat ditangkap. Pyak.... tongkat jatuh di aspal jalan. Horeeeeee... sorak penonton seolah mengolok. Lagu andalan halo-halo Bandung dan Hari Merdeka. Sepanjang jalan lagu berulang mungkin 20 kali. Star dari halaman kantor bupati, Jalan Jendral Sudirman, Jalan RA Kartini, Kandilo Plaza, Jalan Modang, Jalan Noto Sunardi dan finish di halaman kantor bupati. Meriah.

Gema Serasi Drumband, nama besar drumband SMP Muhammadiayah Tanah Grogot, dipimpin oleh Pak Muhammadiyah dengan garang melintasi karnaval. Lagu nasional dan perjuangan tidak ketinggalan. Lagu dangdut “Cinta Satu Malam” menarik para penonoton. Selain, mayoret anggun tidak menampakan keseksian tubuh, karena terbalut jilbab. Rupanya atraksi Valentina lebih indah dan menarik para penononton. Horeeeeeeeee... seolah penonoton memujinya. Setidaknya sangat sedikit kesalahan lembaran tongkat, berputar, lempar senada dengan lagu yang mengiringi karnaval.

Perbedaan pendapat panitia dengan pembina drumband bermula saat star. Pertama drumband Gema Serasi, tapi  keputusan berubah saat karnaval beberapa menit dimulai. Kesepakatan awal, gema Serasi star barisan pertama. Perubahan terakhir, gema serasi sebagai penutup barisan karnaval. Pak Muhammadiyah tidak menerima perubahan tanpa alasan yang jelas dan tidak sejak awal. Gema Serasi yang dipimpinnya tidak mau, akhirnya barisan beriringan dengan drumband pemkab. Peristiwa ini terjadi saat mayoret sedang atraksi menyerempet pemain dari drumband pemkab. Valentina, mayoret terjatuh dan terkilir kakinya. Pak Muhammadiyah naik pitam. Marah dan hendak menarik tangan dan pembina dari drumband pemkab, nyaris baku hantam. Saya dan Pak Masud meredakan kekisruhan ini. Semantara drumband tetap berjalan sampai finish. Masalah ini berlanjut hingga pagi harinya. Namun, berakhir damai. Alhamdulillah.

Drumband SMP Muhammadiyah Tanah Grogot pertama dan terlaris selama ini. Sampai tahun 2013 drumaband ini tampil lebih dari 50 kali. Hampir setiap even, jalan sehat, karnaval diiringi oleh drumband ini. HUT kemerdekaan, HUT pemerintah kabupaten, hampir-hampir tidak pernah absen. Apalagi pawai ta’aruf MTQ baik level daerah sampai level provinsi Kalimantan Timur. Saat ini, hampir semua SMP, SMAdan SMK punya drumband. Mulai tahun 2002-2010 dumband SMP Muhammadiyah merajai jalanan Tanah Grogot. Pernah juga tampil di Longkali, Long Ikis, dan Batu Kajang. Bahkan masyarakat Tanah Grogot ketika mendengar drumband maka ingat SMP Muhammadiyah. Meskipun banyak group driumband, drumband SMP Muhammadiyah Tanah Grogot mungkin paling terdepan dan kreatif. Setiap tampil gema serasi menunjukan kelasnya dengan lagu-lagu baru yang sedang trend saat ini. Drumband bagi SMP Muhammadiyah selain kebanggaan juga lengendaris.

Alhamdulillah SMP Muhammadiyah Tanah Grogot mampu memproduksi kader drumband terus menerus. Saat ini pelatih drumband adalah alumni SMP Muhammadiyah. Tetap semangat.

Bersambung....Prestasi SMP Muhammadiyah

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Best Patner

Copyright © 2012. ZUKRA SMPN3PPU - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Blog Bamz